ASAL MULA MIHING

 

MIHING


     Mihing merupakan salah satu benda budaya tradisional masyarakat Kabupaten Gunung Mas yang hampir punah. Menurut Kitab Panaturan Suku Dayak Ngaju (Kitab Suci Hindu Kaharigan), Kata Mihing dari Bahasa Sangiang atau Bahasa Sangen. Mihing berarti semacam alat menangkap ikan yang mengandung daya mistik untuk menarik perhatian ikan-ikan, sehingga datang dan masuk kedalamnya. Mihing juga merupakan pembawa rejeki, baik di dunia fana dan alam baka. Ada juga yang mengenal Mihing dengan sebutan Mihing Manasa, yang mana kata Manasa berarti; Memasuki. Dengan demikan dapat disimpulkan,  Mihing Manasa berarti ; Sebuah alat perangkap utuk masuknya ikan atau sering dikatakan, merupakan benda yang berisi penuh ( panen ) dengan ikan.

 

Asal Mula Mihing

 

    Dahulu seorang gembala babi bernama Bowo sedang bernyanyi. Namun pada nyayian tersebut dengan Bahasa kotor. Raja yang mendengar itu dari surga, merasa heran mengapa dia bernyanyi menggunakan bahasa yang buruk. Lalu sang raja menyuruh beberapa pengawal untuk menangkap Bowo. Setelah beberapa saat pengawal berhasil menemukan Bowo. Lalu Bowak berkata "aku tak bisa ditangkap dari siapapun" dengan nada sombong. Dengan cerdiknya Bowo berhasil melarikan diri dari pengawal raja. Lalu Bowo turun ke bumi untuk bersembunyi. Saat berjalan di hutan, Bowo menemukan beberapa orang sedang membuat Mihing. Melihat itu, Bowo meras tertarik dan dia pun belajar membuat mihing pada mereka. Dan bahannya sederhana dari kayu jati. Setelah berhasil membuat mihing Bowo ingin membawakan nya ke surga, namun mihing nya tiba tiba terjatuh sekitar hilir sungai. Saat Bowo mengambil mihing di hilir sungai terdapat banyak sekali ikan - ikan tersangkut di sekitar mihing yang Bowo buat. 

Demikian penjelasan di atas, saya ucapkan terima kasih


Waasalamu'alaikum Wr.Wb.


Komentar